kehilangan memang akan teramat menyakitkan, mungkin akan membuatku menangis..
namun saat ini, sungguh, menangis pun akan kujalani saja.
jika itu dapat memberi satu jawaban pasti..
.. God is Good ..
.. Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya ..
11 May 2011
07 February 2011
.. Pilihan ..
Tak semata tentang tawa dan tangis,
tak semata tentang bekerja dan bermain.
tak semata ..
Hidup juga tentang pilihan,
dan kadang kita tak boleh memilih semua, harus 1.
Harus satu!
tak semata tentang bekerja dan bermain.
tak semata ..
Hidup juga tentang pilihan,
dan kadang kita tak boleh memilih semua, harus 1.
Harus satu!
01 February 2011
.. @ first sight ..
Gelap sudah memeluk jakarta.. temaram dimana-mana, bermandikan cahaya gedung tinggi ibukota.. Hari ini melelahkan sekali, ngurusin client yang berjibun permintaannya dan semua ingin diperlakukan bak ibarat raja, padahal kita bukan raja ..
Satu yang selalu menghibur dipenghujung hari kerja adalah kenyataan akan bisa lewatkan malam disatu sudut kota jakarta, sudut yang sederhana dan tidak hingar bingar, dengan meja orenz, makanan sederhana, segelas kopi dan teman-teman sepergokilan. Itu dia, temen-temen sepergokilan!
Hari itu, aku ngga sempat pulang dulu untuk menyegarkan jiwa dengan siraman air dingin.. dari kantor di kawasan mampang langsung menuju daerah kuningan, aku ingin punya waktu banyak dengan mereka. Ada banyak cerita untuk didengar, ada banyak hari esok untuk diisi dengan rencana-rencana gila dengan mereka dan ada beribu cerita untuk sama-sama ditertawakan, disaksikan meja orenz..
Hari itu rasanya sama dengan minggu-minggu sebelumnya, tidak ada yang terlalu luar biasa. Pagi mentari terbit, siang panas dan berdebu dan malam datang pada jam yang seharusnya, tak ada yang terlalu luar biasa.. semua biasa namun menyenangkan, hingga mataku menemukan dia.
Dia, ntah siapa namanya, ntah darimana datangnya, ntah temen siapa.. dia.
Dan aku tersenyum sendiri, menyimpan cerita tentang banyak tanya akan dia dalam hati, rapat-rapat.. sesekali menoleh ke belakang, atau membuat alasan dengan memesan minuman,agar bisa berbalik badan dan melihatnya, walau sekilas...
tsaaaaaahhh.... sekilas pun cukup mendebarkan hati :)
Rambutnya ngga pendek tapi ngga gondrong juga, agak acak tapi masih rapiii (berhubung cuma bisa lirik2 ga jelasssss ), kulitnya putih, dia kurus, dan diem mulu..
Duduknya dibarisan belakang meja jadi agak gelap dan rasanya ngga pernah denger dia bicara ato ketawa, diam saja, senyap saja..
Lalu aku liat dia berdiri, kurus. :) :) dan aku suka posturnya..
Hari itu rasanya aku keGRan, tapi rasanya dia beberapa kali ngeliatin aku juga he he he he ..
Aku suka manusia itu, dikali pertama melihat dia aku tau satu hal, aku suka dia!!
Satu yang selalu menghibur dipenghujung hari kerja adalah kenyataan akan bisa lewatkan malam disatu sudut kota jakarta, sudut yang sederhana dan tidak hingar bingar, dengan meja orenz, makanan sederhana, segelas kopi dan teman-teman sepergokilan. Itu dia, temen-temen sepergokilan!
Hari itu, aku ngga sempat pulang dulu untuk menyegarkan jiwa dengan siraman air dingin.. dari kantor di kawasan mampang langsung menuju daerah kuningan, aku ingin punya waktu banyak dengan mereka. Ada banyak cerita untuk didengar, ada banyak hari esok untuk diisi dengan rencana-rencana gila dengan mereka dan ada beribu cerita untuk sama-sama ditertawakan, disaksikan meja orenz..
Hari itu rasanya sama dengan minggu-minggu sebelumnya, tidak ada yang terlalu luar biasa. Pagi mentari terbit, siang panas dan berdebu dan malam datang pada jam yang seharusnya, tak ada yang terlalu luar biasa.. semua biasa namun menyenangkan, hingga mataku menemukan dia.
Dia, ntah siapa namanya, ntah darimana datangnya, ntah temen siapa.. dia.
Dan aku tersenyum sendiri, menyimpan cerita tentang banyak tanya akan dia dalam hati, rapat-rapat.. sesekali menoleh ke belakang, atau membuat alasan dengan memesan minuman,agar bisa berbalik badan dan melihatnya, walau sekilas...
tsaaaaaahhh.... sekilas pun cukup mendebarkan hati :)
Rambutnya ngga pendek tapi ngga gondrong juga, agak acak tapi masih rapiii (berhubung cuma bisa lirik2 ga jelasssss ), kulitnya putih, dia kurus, dan diem mulu..
Duduknya dibarisan belakang meja jadi agak gelap dan rasanya ngga pernah denger dia bicara ato ketawa, diam saja, senyap saja..
Lalu aku liat dia berdiri, kurus. :) :) dan aku suka posturnya..
Hari itu rasanya aku keGRan, tapi rasanya dia beberapa kali ngeliatin aku juga he he he he ..
Aku suka manusia itu, dikali pertama melihat dia aku tau satu hal, aku suka dia!!
Jakarta, satu hari di juli 2008
22 October 2010
~ sad thing ~
diantara ribuan huruf yang kerap kau tuliskan, aku dapat membaca sedih yang dalam yang kau simpan dalam diammu. meresapi kepedihan yang pernah tertoreh dan luka kecil yang ternyata tak pernah berhasil sembuh. aku bisa merasakan tetesan air mata yang kau selalu sembunyikan jatuh, bersama kesedihan kesedihan yang menoreh lagi dan lagi dalam hidup.
aku merasa mengenalmu, teramat dekat.
dapat merasakan sedih dan pedihmu disini, dihatiku.
merasakan kadang perih yang kau tulis sedang menoreh di hatiku.
kita, manusia - manusia yang suka berteman sepi. walau aku tau kau jauh lebih sepi dari aku. lewat bait-bait kalimat yang kutoreh kucoba keluarkan sepi dan perih dihati, kadang berhasil, kadang hanya membuat aku menangis lebih banyak.
sebagian sisi dalam hidupku memang sepi, dan ada sedih yang dalam disana.
namun aku memiliki, sahabat. yang membuat aku merasa sedih dan perih bukan hanya milikku. dalam hidup kali ini, denganmu kubagi semua itu.
aku merasa mengenalmu, teramat dekat.
dapat merasakan sedih dan pedihmu disini, dihatiku.
merasakan kadang perih yang kau tulis sedang menoreh di hatiku.
kita, manusia - manusia yang suka berteman sepi. walau aku tau kau jauh lebih sepi dari aku. lewat bait-bait kalimat yang kutoreh kucoba keluarkan sepi dan perih dihati, kadang berhasil, kadang hanya membuat aku menangis lebih banyak.
sebagian sisi dalam hidupku memang sepi, dan ada sedih yang dalam disana.
namun aku memiliki, sahabat. yang membuat aku merasa sedih dan perih bukan hanya milikku. dalam hidup kali ini, denganmu kubagi semua itu.
26 September 2010
~ d i a ~
.. belakangan ini dia semakin sering memanggil aku "ndut", dan sebagai yang tersebut aku seringkali hanya bisa menyeringai dan bilang "kan ini udah mau teratur jogging" (aji - aji pengelesan) sambil tersenyum saja.. toh dia ngga pernah sampai meminta aku untuk mengurangi porsi makanku dan dia juga ngga pernah complain kalau aku batal jogging karena alasan cuaca, dia selalu hanya tersenyum menjawab aku, hanya tersenyum ....Kemaren Jumat 22/09, aku terbangun tiba-tiba karena sakit perut.. dan sepertinya aku diare (efek mie atjeh 2 porsi agagnya) dan pun disertai dengan demam. Rasanya kacau balau seharian, bolak-balik kamar mandi, lemes, ga enak banget deh. Waktu aku telpon dia, kabari kalo aku sedang sakit, aku mendengar khawatir dinada suaranya. Lalu dia saranin ini itu dengan harapan untuk membuat aku lebih enakan..
Sorenya, hujan dengan gembiranya maen diseputaran jakarta.
18.15, dia ketuk pintu kamarku, saat pintu kebuka. Dia berdiri di depan pintu kuyup sekuyupnya. Masih pake helm, terlihat seperti alien nyasar.. "Ny, aku bawain sop daging, kita makan ya.. ada kuahnya jadi nanti kau bisa keringetan" lalu dia menyodorkan bungkusan sop daging dalam plastik hitam. Sakit memang ngga pernah berhasil mengurangi selera makanku, sore itu semua nasi, semua sop daging tandas, seperti biasa .. :)
Pagi kemaren, 23/09, aku terbangun masih dengan kepala sangat berat. Mata dan telinga seperi ditusuk-tusuk dari dalam :(
Jam 10 an aku paksakan untuk bangun, sambil menunggu air mandi mateng aku beberes kamar sambil pake sweater tebal, alhasil bisa edikit keringatan dan ini bikin badan sedikit berasa enakan. Sebelum mandi, sempat sarapan pake wafer dan teh, syarat aja biar bisa minum obat sakit kepala..
Jam 12 an beres, berangkat ke Penvil karena udah kepalang janji mau ketemu gang old school :)
dia sesekali telpon, nanyain gimana kepalau, perutku, demamku.. Untungnya sakitnya mereda, ntah karena obatnya ato karena banyak banget ketawa siang ampe sore itu..
19.00 aku nyampe rumah dan menunggu dia sambil beberes lagi :)
Benar, ngga lama dia nongol, ngga hujan, syukurlah. Lalu dia ambil piring, membuka plastik hitam yang dibawanya dan mengeluarkan kue-kue yang dibawanya.. "Ny, ntar kalo kau malam-malam laper, makan ini yaaa..."
Lalu dia makan juga kuenya beberapa, karena dia bawa banyak..
Tadi, begitu dia pulang, aku melihat kue-kue diatas piringnya dan akhirnya aku cicip 1. aku ngga lapar, hanya penasaran. Hanya ingin memakan buah tangan yang dibawanya, karena koatir jangan-jangan besok pagi mereka akan basi..
Ny, tak pernah henti aku bersyukur pada Tuhan karena telah mengirimkan mu dalam hidupku.
Thank you ny, buat semua kasih, semua rasa, semua perhatian, semua cinta yang ada untuk aku..
Semoga Tuhan beri aku usia cukup untuk bisa bawa banyak bahagia dan tawa dalam hari-harimu ..
djoan.
19 September 2010
.. in L o v e
18 September 2010
~ Quote for today ~
All religions lead to the same God, and all deserve the same respect. Anyone who chooses a religion is also choosing a collective way for worshipping and sharing the mysteries. Nevertheless, that person is the only one responsible for his or her actions along the way and has no rights to shifts responsibity for any personal decisionson to that religion.
~Paulo Coelho, Warrior of Lights ~
Subscribe to:
Posts (Atom)