21 September 2013

1 tahun 4 bulan dan 14 hari..

Melihat album foto-foto Olaf itu sering bikin geleng-geleng sendiri, gimana ngga? rasanya seperti baru kemaren bawa dia kemana-mana dalam perut, lalu 1 bulan pertama saat dia baru lahir yang sangat penuh perjuangan, lalu setelah itu tiba-tiba sudah bisa diajak keluar naik angkot... lalu sudah bisa diajak naik pesawat ke Medan ketemu Oppung :)

Rasanya juga baru kemaren melihat Olaf free standing pertama kali di Ulang tahun pertamanya. Hari itu Olaf memberi bahagia teramat luar biasa dengan dia tersenyum saat memberanikan dirinya berdiri. Lalu mulai diajak kemping ke gunung, ke Ranu Kubolo lalu ke Surya kencana.. sekarang Olaf sudah bisa lelarian walau belum sepenuhnya terkontrol, sudah ngerem dan belok dia hehehehe...

Bulu matanya makin panjang, padahal masih keinget banget waktu lahir olah ga keliatan bulumatanya sama sekali, matanya juga kan cuma segaris ya, sipit banget.. Yang berbulu justru wajah dan seluruh badannya, terutama punggung.. waktu Olaf dimandiin di Rumah Sakit, Ma'e ampe bingung sendiri liat bulu badannya.. waktu itu ngga tau kalau itu perlahan akan menipis....

Olaf memang belum bisa bicara, tapi dia punya bahasa sendiri :) dengan teriakannya, tawa, dan celotehan atau komen-komennya yang sepotong-potong itu.. Tawanya adalah Surga! saat dia tertawa rasanya semua hal tidak baik sirna dari muka bumi... (Ma'e lebraaaayyyyy hehehehehe...) tapi ya begitulah!!

Sekarang kalau jalan kaki bersama, Olaf sudah bisa digandeng saja.. ngga perlu digendong terus ama Ma'e.. walaupun suka berhenti untuk ini - itu.. Berhenti karena liat ayam atau kucing, berhenti untuk ngubrak2 gerbang tetangga hahaha.. berhenti karena memperhatikan motor lewat.. Lama aja pokonya kalau jalan ama Olaf, lama yang menyenangkan...

1 tahun 4 bulan dan 14 hari... ditambah 7 bulan aku mengetahui dia ada di dalam perutku, selama itulah Surga turun ke Bumi.....

Terima kasih Anakku..

30 April 2013

dan semuanya akan indah pada waktunya....

semua berawal di february, saat aku memutuskan akan kembali bekerja alias "jadi orang kantoran" lagi.. untuk memutuskan hal itu dalam pikiran saja rasanya berat banget, apalagi saat mulai melihat, mencari, iklan lowongan pekerjaan secara online. BERAT!
Pertimbangan yang memberatkan cuma 1, Olaf. Tapi lalu berhasil menenangkan diri sendiri, karena ya karena Olaf juga akhirnya pikiran untuk kembali bekerja dan harus mulai menabung itu ada. Ma'e meninggalkan Olaf demi Olaf... pahit ya -.-
Lalu, seperti biasa, aku taro semua harapan tentang pekerjaan baruku nanti itu dalam sebuah keranjang dan aku letakkan dihadapan Tuhan, saat itu aku sendiri merasa sedikit meminta "lebih" namun.. siapapun tahu dalam nama Tuhan kan ga ada yang mustahil yaa..... Setelah 3 tahun berwiraswasta rasanya ngga akan mudah langsung dapat kerjaan dalam waktu singkat, apalagi dengan beberapa syarat yang rada "ngga biasa" itu... tapi biarlah, berserah saja.

Lalu, disuatu siang saat ada disekitaran blok M, bareng Olaf, aku menerima telepon dari nomer ga dikenal, tapi karena awalannya 0811, telpon ga dikenal itu diangkatlah. Seorang teman lama, seorang temen yang sempat jadi client juga hehehe... setelah ngobrol  kesana kemari, kesini kesitu, lalu dia masuk ke pertanyaan utama "Jo, loe masih berminat buat kerja kantoran lagi ga?" tsaaaaaaaahhh.... sekonyong-konyong pertanyaan itu seperti di rewind lagi..lagi..lagi..dan lagii dalam kepalaku :D

Yup, begitulah.... itulah awalnya. lalu aku janji akan menelpon si temmen itu setelah balik dari Medan.. Lalu kita "ngobrol-ngobrol" yang hanyalah bentuk lain dari interview awal #apuspeluh lalu ketemu dengan bos besarnya, lalu diminta untuk nyiapin presentasi, lalu tanggal presentasinya ditentukan, lalu Ma'e presentasi di depan calon bos-bos nya Ma'e, lalu ditanya-tanyain cemmacem..lalu tawar-tawaran, lalu Ma'e menunggu beberapa menit, lalu kita SEPAKAT! heu heu heu heu..... Terimakasih Bapa di sorga.

15 April Ma'e mulai bekerja kantoran :)
kantornya ada di pasar minggu (ga jauh dari rumah), ga harus berjibaku dengan macet yang sangat, lalu kantornya juga "mengerti" kalo ma'e ada Olaf, jadi kalo Ma'e mendadak ga bisa masuk karena Olaf seperti sabtu kemaren, kantornya cukup mengerti.. lalu karena Ma'e sudah ada beberapa kerjaan freelance yang keburu diambil di April dan Mei, ama kantornya juga dikasih ijin untuk ga masuk.... kurang apa coba??
Rasanya ini seperti mendapat jawaban doa-doa baris perbaris... seperti yang diminta!

Setelah berjalan 2 minggu semua jadi lebih "ringan", Olaf sudah makin mengerti Ma'e kalo pagi harus pergi.. semua mulai kembali teratur dan rapi, dan.. Ma'e bisa konsentrasi buat ngejar target untul "pecah telor" sebelum bulan puasa.. Semoga bisa, semoga bisa :)

Jakarta..
Terimakasih Bapa di sorga!


23 July 2012

.. Olaf ..

Olaf Bahlawan Mahameru..
Mahakarya Sang Pencipta.

Hal yang luar biasa dalam hidup kali ini adalah digariskan menjadi ibu bagimu, anakku.

11 May 2011

.. kehilangan ..

kehilangan memang akan teramat menyakitkan, mungkin akan membuatku menangis..
namun saat ini, sungguh, menangis pun akan kujalani saja.
jika itu dapat memberi satu jawaban pasti..

07 February 2011

.. Pilihan ..

Tak semata tentang tawa dan tangis,
tak semata tentang bekerja dan bermain.
tak semata ..

Hidup juga tentang pilihan,
dan kadang kita tak boleh memilih semua, harus 1.
Harus satu!

01 February 2011

.. @ first sight ..

Gelap sudah memeluk jakarta.. temaram dimana-mana, bermandikan cahaya gedung tinggi ibukota.. Hari ini melelahkan sekali, ngurusin client yang berjibun permintaannya dan semua ingin diperlakukan bak ibarat raja, padahal kita bukan raja ..

Satu yang selalu menghibur dipenghujung hari kerja adalah kenyataan akan bisa lewatkan malam disatu sudut kota jakarta, sudut yang sederhana dan tidak hingar bingar, dengan meja orenz, makanan sederhana, segelas kopi dan teman-teman sepergokilan. Itu dia, temen-temen sepergokilan!

Hari itu, aku ngga sempat pulang dulu untuk menyegarkan jiwa dengan siraman air dingin.. dari kantor di kawasan mampang langsung menuju daerah kuningan, aku ingin punya waktu banyak dengan mereka. Ada banyak cerita untuk didengar, ada banyak hari esok untuk diisi dengan rencana-rencana gila dengan mereka dan ada beribu cerita untuk sama-sama ditertawakan, disaksikan meja orenz..

Hari itu rasanya sama dengan minggu-minggu sebelumnya, tidak ada yang terlalu luar biasa. Pagi mentari terbit, siang panas dan berdebu dan malam datang pada jam yang seharusnya, tak ada yang terlalu luar biasa.. semua biasa namun menyenangkan, hingga mataku menemukan dia.

Dia, ntah siapa namanya, ntah darimana datangnya, ntah temen siapa.. dia.
Dan aku tersenyum sendiri, menyimpan cerita tentang banyak tanya akan dia dalam hati, rapat-rapat.. sesekali menoleh ke belakang, atau membuat alasan dengan memesan minuman,agar bisa berbalik badan dan melihatnya, walau sekilas...

tsaaaaaahhh.... sekilas pun cukup mendebarkan hati :)

Rambutnya ngga pendek tapi ngga gondrong juga, agak acak tapi masih rapiii (berhubung cuma bisa lirik2 ga jelasssss ), kulitnya putih, dia kurus, dan diem mulu..
Duduknya dibarisan belakang meja jadi agak gelap dan rasanya ngga pernah denger dia bicara ato ketawa, diam saja, senyap saja..
Lalu aku liat dia berdiri, kurus. :) :) dan aku suka posturnya..
Hari itu rasanya aku keGRan, tapi rasanya dia beberapa kali ngeliatin aku juga he he he he ..

Aku suka manusia itu, dikali pertama melihat dia aku tau satu hal, aku suka dia!!

Jakarta, satu hari di juli 2008


22 October 2010

~ sad thing ~

diantara ribuan huruf yang kerap kau tuliskan, aku dapat membaca sedih yang dalam yang kau simpan dalam diammu. meresapi kepedihan yang pernah tertoreh dan luka kecil yang ternyata tak pernah berhasil sembuh. aku bisa merasakan tetesan air mata yang kau selalu sembunyikan jatuh, bersama kesedihan kesedihan yang menoreh lagi dan lagi dalam hidup.

aku merasa mengenalmu, teramat dekat.
dapat merasakan sedih dan pedihmu disini, dihatiku.
merasakan kadang perih yang kau tulis sedang menoreh di hatiku.

kita, manusia - manusia yang suka berteman sepi. walau aku tau kau jauh lebih sepi dari aku. lewat bait-bait kalimat yang kutoreh kucoba keluarkan sepi dan perih dihati, kadang berhasil, kadang hanya membuat aku menangis lebih banyak.

sebagian sisi dalam hidupku memang sepi, dan ada sedih yang dalam disana.
namun aku memiliki, sahabat. yang membuat aku merasa sedih dan perih bukan hanya milikku. dalam hidup kali ini, denganmu kubagi semua itu.